- Silent Love
Ini adalah novel yang berisi kumpulan cerita pendek. Silent love sendiri adalah judul dari cerpen pertama. Menuturkan cerita tentang seorang preman yang karena perjalanan nasibnya mendapat amanah untuk menjadi penanggung jawab keluarga almarhum sahabatnya.
Dash Akol, nama preman tersebut adalah jawara. Seorang laki-laki berumur 35 tahun, tegap tapi agak jelek. Yang membuat jelek wajahnya adalah banyaknya bekas luka. Di pipi dan keningnya ada bekas sayatan pedang yang sangat tidak menarik karena memperlihatkan daging kemerahan yang berkilat-kilat.
Di hari ia bersumpah untuk melaksanakan amanah sahabatnya, melalui celah tirai ia melihat wajah yang memerah dan mata hitam yang sangat menarik milik seorang gadis muda. Cinta yang selalu dihindarinya datang. Ialah Marjan putri mendiang. Bergulat diantara tanggung jawab, harga diri dan juga rasa rendah dirinya, cintanya ditelan dalam-dalam.
Di puncak kebisuannya, kekasih hati dipinang lelaki yang sialnya lebih tua dan lebih buruk rupa ketimbang dirinya. Dash Akol remuk redam.
Sadeq Hedayat menuturkan tiap adegan cukup lugas sebagai ciri khas dalam menulis cerpen, namun bagi saya tidak mengurangi keindahan cerpen itu sebagai karya sastra, justru kalimat yang mengalir mempermudah saya untuk larut dalam sebuah perdebatan batin yang mengharu biru. Di akhir cerita, tak terasa mata saya berkaca-kaca. Ending yang menyentuh.
Bagaimana Dah Akol memuja cintanya? hehe saya tidak akan merusak rasa penasaran anda
Mengenai covernya, saya suka dengan ilustrasi wajah lelaki dengan sentuhan seorang wanita di keningnya, sayang judul yang termaktub Silent Love : Air Mata Cinta Yang Terpendam, agak berlebihan. Menurut saya lebih baik hanya mencantumkan Silent Love, dan membiarkan pembaca menginterpretasikan sendiri. By the way, tidak ada range dalam review ini, karena saya adalah amatiran dalam sastra, dan merasa tidak berhak memberi penilaian.
Tentang Penulis (catatan dari penerbit) : Sadeq Hedayat adalah penulis cerpen Iran, dilahirkan tahun 1903 dari keluarga aristokrat yang sangat berpendidikan. Kebanyakan karya Sadeq Hedayat adalah karya yang realistis. Namun pada dasarnya ia beraliran romantis. Saat ia menyelesaikan novel ini tahun 1903-an, ia tak mampu lagi menghasilkan karya sastra yang dinantikan publik. Di puncak frustasi, pada 14 April 1940 ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia dimakamkan di Pere Lachaise Cemetry, Paris.
Penerbit : Dastan Book
Harga Toko : Rp 19.900
Harga Beli (disc 15%) = Rp 16.915
Harga Pinjam = RP 2000 / 2 Hari
